PROGRAM SUPERVISI
MANAJERIAL
MAKALAH
untuk
memenuhi tugas mata kuliah
Supervisi Pendidikan
Yang
dibina oleh Imam Gunawan, S.Pd, M.Pd
Oleh:
Idqa
Nanda Ayu
NIM
170131601047
UNIVERSITAS
NEGERI MALANG
FAKULTAS
ILMU PENDIDIKAN
JURUSAN
ADMINISTRASI PENDIDIKAN
PRODI
S1 ADMINISTRASI PENDIDIKAN
Mei
2018
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur dipersembahkan ke hadirat Allah Yang
Maha Kuasa , atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan penyusunan
Program Supervisi Tahun 2018 di SMP Negeri 4 Kediri
Program Supervisi Tahun 2018 pada SMP Negeri 4
Kediri ini disusun dengan latar belakang
tuntutan untuk memenuhi implementasi salah satu kompetensi yang harus dikuasai
dan dilaksanakan seorang Kepala Sekolah yaitu Kompetensi Supervisi. Pogram
Supervisi tahun 2018 ini adalah Supervisi Manajerial. Supervisi Manajerial
dilakukan untuk meningkatkan kinerja pengelolaan dan administrasi sekolah.
Program tahunan supervisi, selain sebagai bahan penilaian kinerja
juga sebagai acuan pelaksanan tugas kepala sekolah dalam melaksanakan bantuan
kepada guru dan tenaga kependidikan lainya dalam meningkatkan kemampuannya
untuk melaksanakan proses pelaksanaan tugas dalam pemenuhan delapan standar
yang meliputi komponen isi, proses, penilaian, SKL, pendidik dan tenaga
kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, serta pembiayaan sebagai acuan
penilaian mutu sekolah.
Harapan kami semoga Program Supervisi Tahun
Pelajaran 2017/2018 dapat terlaksana dengan efektif dan bermanfaat bagi
peningkatan kualitas pembelajaran dan kualitas pengelolaan setiap unit kegiatan
dan administrasi sekolah. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
penyusunan Program Supervisi Tahun 2018 ini terutama Pengawas Pembina yang
memberi masukan bagi terwujudnya Program Supervisi ini.
Mengetahui : Kediri,
28 Maret 2018
Pengawas Pembina Kepala SMP Negeri 4 Kediri
Idqa Nanda Ayu, S.Pd, M.Pd Yayuk S. Cahyaningsih S.Pd, M.Pd
NIP. 170131601047 NIP. 1900 005 600787
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ......................................................................................... i
DAFTAR ISI......................................................................................................... ii
BAB 1. PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang ........................................................................................ 1
B.
Landasan Hukum ................................................................................. 2
C.
Tujuan ..................................................................................................... 2
D.
Ruang Lingkup ........................................................................................ 3
E.
Strategi dan teknik supervisi.... ............................................................... 3
BAB 2. ANALISIS HASIL SUPERVISI TAHUN 2017
A.
Analisis Hasil Supervisi Akademis Tahun 2017........................................ 5
BAB 3. RENCANA PELAKSANAAN SUPERVISI TAHUN 2018
A.
Rencana Supervisi Internal Manajerial Tahun 2018.................... ............. 6
B.
Jadwal Kegiatan Supervisi Internal Manajerial Tahun 2018
..................... 7
BAB 4. PENUTUP................................................................................................ 8
DAFTAR RUJUKAN............................................................................................ 9
INSTRUMENT SUPERVISI
BAB 1
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang.
Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007
menyatakan bahwa seorang Kepala Sekolah harus menguasai Standar Kompetensi
Kepala Sekolah yang terdiri atas : kompetensi kepribadian, kompetensi
manajerial, kompetensi supervisi, kompetensi kewirausahaan dan kompetensi
sosial.
Menurut Mulyasa (2006:77), supervisi sesungguhnya dapat dilaksanakan oleh kepala sekolah
yang berperan sebagai supervisor, tetapi dalam sistem organisasi modern
diperlukan supervisor khusus yang lebih independent, dan dapat meningkatkan
obyektivitas dalam pembinaan dan pelaksanaan tugas. Selain itu supervisor juga berperan sebagai
koordinasi, konsultan, pemimpin kelompok dan evaluator (Olivia , Peter F.,1992)
Dalam Panduan
Pelaksanaan Tugas Pengawas Sekolah/Madrasah (Direktorat Tenaga Kependidikan,
2009:20) dinyatakan bahwa supervisi manajerial adalah supervisi yang berkenaan
dengan aspek pengelolaan Sekolah yang terkait langsung dengan peningkatan
efisiensi dan efektivitas Sekolah yang mencakup perencanaan, koordinasi,
pelaksanaan, penilaian, pengembangan kompetensi sumberdaya manusia (SDM)
kependidikan dan sumberdaya lainnya.
Penjabaran
kompetensi supervisi pada intinya adalah supervisi akademis dimana
langkah-langkah yang dilakukan adalah merencanakan program supervisi akademik
dalam rangka peningkatan profesionalisme guru, melaksanakan supervisi akademik
terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi yang tepat
serta menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam rangka
peningkatan profesionalismenya. (Rofieq, 2016)
Mencermati hasil analisis Program
Supervisi Tahun pada SMP Negeri 4 Kediri
secara umum ditemukan beberapa kelemahan
yang perlu diperbaiki bagi peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus
peningkatan profesionalisme guru, seperti : pengembangan indikator dan
materi pembelajaran, penggunaan metode pembelajaran yang belum variatif,
lemahnya penguasaan guru dalam model-model pembelajaran aktif , dan sebagainya.
Karena itu dalam rangka melaksanakan
tugas Kepala Sekolah sebagai supevisor/Penyelia maka perlu disusun
program supervisi yang secara menyeluruh dan sistematis menjabarkan rencana
kegiatan yang akan dilakukan serta apa tindak lanjut dari hasil supervisi
setelah kegiatan dilakukan agar terjadi perbaikan yang signifikan dalam
kegiatan akademis di SMP Negeri 4 Kediri.
B.
Landasan Hukum.
1.
Undang
Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2.
Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen
3.
Kepmendiknas RI Nomor 162/U/2003 tentang Pedoman Penugasan
Guru sebagai Kepala Sekolah
4.
Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan
5.
Permendiknas RI Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Kepala Sekolah / Madrasah
6.
Permendiknas RI Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru
7.
Permendiknas
RI Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
C.
Tujuan.
Penyusunan Program Supervisi Tahun 2018 pada SMP Negeri 4
Kediri ini bertujuan sebagai berikut :
1. Acuan bagi pelaksanaan kegiatan supervisi
di lingkungan SMP Negeri 4 Kediri
2. Meningkatkan profesionalisme guru dalam
melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pendidik
3. Meningkatkan kualitas proses pembelajaran
pada setiap mata pelajaran yang bermuara pada peningkatan kualitas tamatan.
4. Program supervisi manajerial pada setiap
unit kegiatan di lingkungan SMP Negeri 4 Kediri yang merupakan supervisi
internal dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan unit kegiatan dan
administrasi sekolah
D.
Ruang
Lingkup.
Adapun ruang lingkup Program Supervisi Tahun 2018 pada SMP Negeri 4 Kediri adalah Supervisi
Internal Manajerial meliputi :
a.
Perpustakaan
b.
Koperasi
Sekolah/Koperasi Siswa
c.
Bimbingan
konseling
d.
Sarana
dan prasarana
e.
Ketenaga
kerjaan
f.
Organisasi
dan kelembagaan
E. Strategi dan Teknik Supervisi
Menurut
Marrus (2002:31) strategi didefinisikan sebagai suatu proses penentuan rencana
para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi,
disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat
dicapai. Sedangkan strategi supervisi pendidikan adalah cara-cara atau metode khusus untuk
memberikan bantuan kpda guru dlam memperbaiki situasi belajar
mengajar.(Elfarabi : 2011)
Strategi inti
meliputi :
a.
Tatap
muka merupakan kegiatan langsung, kepala sekolah melaksanakan tugas
dalam mementau secara langsung dengan melakukan pertemuan dengan guru untuk
mengobservasi pelaksanaan tugas dalam kelas.
b.
Pengawasan
Berbasis Sekolah adalah serangkaian proses penentuan rencana yang
terintegrasi pada rencana kerja pemenuhan standar nasional pendidikan yang
sekolah tetapkan. Pelaksanaan pengawasan oleh kepala sekolah atau oleh guru
senior menjadi bagian integral dari sistem pengawasan. Di antaranya, supervisi
kunjungan antar kelas.
c.
Pengawasan Berbasis TIK merupakan strategi
pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media komunikasi para
pihak yang menjadi
bagian dari sistem,
penggunaan jejaring secara online maupun merupakan bagian penting dari sistem
pengawasan.
d.
Kolaboratif-partisipatif merupakan cara
memberdayakan seluruh pemangku kewenangan: guru, pengawas sekolah, komite
sekolah, para pakar; sebagai penyedia layanan peningkatan mutu pendidikan
melalui kegiatan supervisi dan pembinaan guru dan tenaga kependidikan lainnya.
Teknik supervisi menurut Sahetian (2000: 21) ada 2 macam yatu Supervisi
yang bersifat individual dan. Supervisi yang bersifat kelompok. Pembagian
supervisi ini didasarkan pada aspek pelaksanaannya yaitu secara sendiri,
dan secara kelompok.
Teknik supervisi individual meliputi : supervisi kunjungan kelas dan supervisi obeservasi kelas. Sedangkan teknik supervisi kompok meliputi mengadakan pertemuan atau rapat (meeting), mengadakan diskusi kelompok (group discussion )
Teknik supervisi individual meliputi : supervisi kunjungan kelas dan supervisi obeservasi kelas. Sedangkan teknik supervisi kompok meliputi mengadakan pertemuan atau rapat (meeting), mengadakan diskusi kelompok (group discussion )
BAB 2
ANALISA HASIL SUPERVISI MANAJERIAL TAHUN
PELAJARAN 2016/2017
A.
Analisa
Hasil Supervisi Manajerial Tahun Pelajaran 2016/2017
Pelaksanaan
Supervisi Internal dalam bidang manajerial sekolah dilakukan pada setiap unit
kegiatan yang ada dalam jajaran manajerial SMP Negeri 4 Kediri. Supervisi harus mampu
menciptakan hubungan kemanusiaan yang harmonis. Hubungan kemanusiaan yang
diciptakan harus bersifat terbuka, kesetiakawanan, dan informal (Dodd, 1972).
Supervisi harus
dilakukan secara berkesinambungan. Supervisi bukan tugas bersifat sambilan yang
hanya dilakukan sewaktu-waktu jika ada kesempatan (Alfonso dkk., 1981 dan
Weingartner, 1973). Pelaksanaannya dilakukan bersama oleh Kepala Sekolah
bersama dengan Pengawas Pembina pada setiap unit dengan target utama adalah pembenahan. Adapun hasil analisis pelaksanaan
program supervisi manajerial tahun pelajaran tahun 2017 sebagai berikut :
No.
|
Aspek Supervisi
|
Ketuntasan
|
1.
|
Pengembangan
Media pembelajaran
|
Belum tuntas
(65%)
|
2.
|
Pemanfaatan
sarana dan prasarana
|
Belum tuntas
(75%)
|
3.
|
Pemanfaatan TIK
|
Belum tuntas
(60%)
|
4.
|
Pemanfaataan
konseling
|
Belum tuntas
(45%)
|
5.
|
Pemanfaatan
koperasi siswa
|
Belum tuntas
(55%)
|
6.
|
Peningkatan
pengelolaan manajemen perpustakaaan
|
Belum tuntas
(45%)
|
·
Perlunya dibentuk tim
pengembangan perpustakaan dan sarana belajar
·
Perlunya peningkatan
sistem informasi pada perpustakaan perlu
diperluas dengan media yang lebih akurat dan didukung oleh teknologi informasi
dengan memanfaatkan : komputer dan internet Penggunaan
·
Perlunya peningkatan
menejemen pengelolaan perpustakaan
·
Perlunya peningkatan
pengembangan koperasi siswa
·
Mengoptimalisasikan
kegiatan pengembangan diri meliputi layanan konseling untuk kompetensi siswa
BAB 3
RENCANA
PELAKSANAAN SUPERVISI TAHUN 2018
A.
Rencana Supervisi Manajerial
Menurut Sudrajat, Supervisi manajerial menitik
beratkan pada pengamatan pada aspek-aspek pengelolaan dan administrasi Sekolah
yang berfungsi sebagai pendukung (supporting) terlaksananya pembelajaran.
Pelaksanaan Supervisi Internal dalam bidang
manajerial sekolah dilakukan pada setiap unit kegiatan yang ada dalam jajaran
manajerial SMP Negeri 4 Kediri. Pelaksanaannya dilakukan bersama oleh Kepala
Sekolah bersama dengan Pengawas Pembina pada setiap unit dengan target utama
adalah pembenahan pada :
·
Kinerja
Tim Pengembang perpustakaan
·
Peningkatan
pengelolaan sarana belajar atraktif
·
Peningkatan
sistem informasi manajemen
·
Peningkatan
Manajemen Pengelolaan perpustakaan
·
Peningkatan
kegiatan pengembangan diri meliputi layanan konseling untuk kompetensi siswa
·
Peningkatan
Manajemen Pengelolaan koperasi sekolah
·
Pengoptimalan
sarana dan prasarana
·
Peningkatan
kinerja organisasi dan lembaga
·
Peningkatan mutu ketenaga
kerjaan
B. Jadwal
Perencanaan Supervisi Manajerial
JADWAL SUPERVISI SEMESTER GANJIL/GENAP
TAHUN PELAJARAN .2017/2018
AKADEMIS SMP NEGERI 4 KEDIRI
TAHUN PELAJARAN 2017/108
Semester
Ganjil : 2017
No.
|
Nama Guru/NIP
|
Mata Pelajaran
|
Jadwal
Pelaksanaan Supervisi
|
|||||||||||||||||||||||
Juli
|
Agustus
|
September
|
Oktober
|
November
|
Desember
|
|||||||||||||||||||||
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
1
|
2
|
3
|
4
|
|||
1.
|
||||||||||||||||||||||||||
2.
|
||||||||||||||||||||||||||
3.
|
||||||||||||||||||||||||||
4.
|
||||||||||||||||||||||||||
BAB 4
PENUTUP
KESIMPULAN
Kompetensi supervisi manajerial berpengaruh
terhadap kinerja guru dalam kategori tinggi dan bersifat positif. Artinya
dengan kompetensi supervisi manajerial tinggi, maka kinerja guru meningkat..
Sedangkan kontribusinya dalam kategori sedang, sisanya ditentukan oleh variabel
lain seperti disiplin guru, motivasi guru, sarana prasarana, pengalaman
mengajar dan lainlain. Kegiatan pokok supervisi pendidikan adalah pembinaan
terhadap sekolah pada umumnya dan guru pada khususnya agar kualitas
pembelajaran meningkat. Pengawas atau supervisor
diharapkan aktif mengawasi pelaksanaan kebijakan dengan cara mencari data
masukan customer pendidikan dalam menyikapi program di sekolah. Tidak
diharapkan, pengawas hanya melaksanakan kunjungan rutin tanpa menyentuh teknis pengajaran
dan pengendalian mutu pendidikan.
DAFTAR RUJUKAN
Anugrah, Muhammad. 2016. Instrumen Supervisi Manajerial . (Online)
https://www.slideshare.net/muhamadanugrah1/instrumen-supervisimanajerial
diakses
pada 16 Mei 2018
Alfonso. R. J.. G.R. Firth, dan R.F. Neville. 1981. Instructional Supervision: A Behavioral System. Boston: Allyn and Bacon
Direktorat Tenaga Kependidikan Dirjen Peningkatan Mutu
Pendidik dan Tenaga Kependidikan. 2007. Naskah Materi Diklat Pembinaan Kompetensi
untuk Calon Kepala Sekolah. Jakata:
Departemen Pendidikan Nasional
Dodd,.W.A. 1972. Primary School Inspection in New Countries, London: Oxford University Press.
Elfarabi, Andi.
2011. Strategi Supervisi Pendidikan. (Online)
https://andinurdiansah.blogspot.com/2011/03/strategi-supervisi.
pendidikan. html
diakses pada 16 Mei 2018
Kepmendiknas
RI Nomor 162/U/2003 tentang Pedoman Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah. Jakarta: Depdiknas
Mulyasa. 2006. Menjadi Kepala
Sekolah Profesional, Bandung, Remaja Nusatara
Olivia, Pieter F. 1992. Developing
the Curriculum Third Edition. Harver Collin Publisher
Permendiknas RI Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar
Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Kepala
Sekolah / Madrasa.Jakarta: Depdiknas
Peraturan Pemerintah No.19 Tahun 2007 tentang
Standar Pengelolaan .Jakarta: Depdiknas.
Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional No.16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru. Jakarta: Depdiknas.
Rofieq.
2016. Program Supervisi Kepala Sekolah Dasar.
(Online) https://www.academia.edu/7214208/PROGRAM_SUPERVISI_KEPALA_SEK OLAH
_DISUSUN_OLEH diakses pada 16 Mei 2018
Stephanie,
K. Marrus. 2002 .Desain Penelitian Manajemen Strategik. Jakarta: Rajawali Press.
Sudrajat, Akhmad. 2010. Konsep
Supervisi Manajerial . (Online) https://akhmadsudrajat
.wordpress.com/2010/11/20/supervisi manajerial/ comment -page-3/ diakses pada
16 Mei 2018
Sahertian, Piet
A. 2000. Konsep-Konsep dan Teknik
Supervisi Pendidikan Dalam Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-undang
Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bandung:
Citra Umbara
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen . Jakarta.: Umbara
Komentar
Posting Komentar